Nggak sabar sekalian aku plorotin celana dalamnya. Aku melirik jam dinding.., sudah jam 23.15.“Ada apa sih mas, kok lihat jam??? Bokep Mama Akhirnya aku gak berani lagi ngliat dia. Tangannya mulai bergerilya lagi mengejar batang burungku yang sudah mulai mengkerut. Tapi lagi ruwet nihh…, dia kecantol ama temen kerjanya, ini aku lagi ngurus cerai” katanya sambil sedikit serak. Pelan-pelan, batangnya mulai ambles kedalam memek. Burung mas juga enak kok…, kuat banget, padahal baru keluar habis-habisan lho tadi…” godanya genit. Nggak suka ya?” Dewi merengut
“nggak mbak.., tapi udah hamper jam setengah dua belas, temenku yang aplusan jaga bentar lagi dating” jelasku
“Ohhh… kirain..” senyumnya manja kemudian kepalanya menoleh ke wajahku dan mulai memagut mulutku lagi. Spooning aja ya? Pintu kemudian dibuka, Nampak cewek masuk, bodynya tinggi, wajahnya imut sih, rambut potong pendek dan pake jaket dan celana panjang. Cantik Kebetulan ada temen ibuku yang punya warnet di kota ini, jadi




















