Dan makin ke atas akhirnya menurunkan CDku.Tersentak aku, tapi aku tanpa berpikir panjang malah membuka kancing baju seragamku bagian bawah, aku pikir dia hanya akan mencium sesaat saja. Setelah kejadian itu kami semakin dekat rasanya.Hari berikutnya sama seperti sebelumnya, tapi pada hari ketiga setelah kejadian itu, aku sengaja membawa penggaris, aku ingin mengukur panjangnya, penasaran rasanya. Bokep china “23 senti” jawabku malu, aku benar benar malu.Sambil meletakkan penggaris, tangan kananku tanpa sadar terus mengocok pelan- pelan, dan diremasnya lenganku sambil berdesis-desis menikmatinya. Tentu saja itu adalah tugasku sebagai perawat, karena dengan merawatnya sebaik mungkin, pasien akan lebih tenang dan diharapkan akan cepat pulih.“Terima kasih, kamu telah membuat aku cepat sembuh” katanya tanpa ekspresi.“Bukan aku, tapi obat dan semangatmu yang membuat kamu cepat baik” sahutku.“Setelah aku sembuh nanti, bisa kita berteman?”.“Apa mau kamu, orang kaya berteman dengan seorang perawat?”.




















