Kuminta Sari melepas kulumannya, banyak orang lalu-lalang. Bokep Tante Beberapa kali ia menolak. Sayangnya, aku harus membagi konsentrasiku ke jalan.Menjelang pertigaan Cihampelas Sari melepas jilatannya, bangkit melihat sekeliling. Aku diminta ikut belanja karena maksudnya memang itu. Sari menarik sendiri sepasang ‘cup’-nya ke atas sehingga sepasang bukit putih itu samar-samar tampak. “Di sini aman, deh Sar..”. “Terusin.., Sar..”, perintahku.Sari bangkit lagi. Kucegah Sari membuka pintu hendak turun. Ah, itu tempat wisata, susah untuk “begituan”. “Hampir Cihampelas”, jawabku. Saya takut dimarahin Mama”, Aku diam saja, jengkel. “Ih, Mas.., dilihat orang”, sergahnya menepis tanganku. Betul juga. Matakupun jelalatan memperhatikan sekeliling. Okey, mendadak aku ada ide untuk melepaskan ketegangan selepas-lepasnya tanpa terpecah konsentrasi.




















