Motor itu berhenti dan sepertinya memang tamu untuk kosan kak Satria ini. Aku hampir saja menyambar tubuhnya dan memeluk kak Agus erat-erat. Film Porno Dengan masih agak bingung, aku bangun dan membukakan pintu rumah untuk tamu-tamu tak terduga itu. Tapi mau jalan aku males banget. Ya nggak? Bunyi sms masuk di hp ku. Kak Agus berseru didekat telingaku manakala sebuah gol berhasil menembus gawang kak Ridwan. + a“Oh, iya kak silahkan”. + a“Masuk dulu kak”. + aSalah seorang mengetuk pintu. Aku jadi penasaran…”. + aYa ampun, aku kira ada apaan ternyata Cuma mau pinjem laptop doang. Udah ah males jadinya main”. + a“Gimana Bay, udah dibales?”, tanya kak Agus. Ngomong kek dari tadi… + a“Oh, laptop ya kak? + a“Oh, Mereka mau pinjem laptop kakak buat main game. Ada apa kak?”, tanyaku. Hehehe”. “Adek kedinginan nih kak… Kakak cepet pulang dong, adek pengen diangetin…”. + aSalah seorang mengetuk




















