Tiba-tiba bondan datang memelukku dari belakang. Bokep indo live Dan satu tangannya mengusap air mataku.“Aku nyaman, bahagia, pas dideket kamu. Kuraih tangannya dan ku arahkan ke payudaraku dan aku berinisiatif menciumnya kembali. Lo gak punya bakat boong, apalagi ke gue.” Jawab Dewi yang paham betul dengan tabiatku.“Heheh, gue lagi pengen sendiri wi.”
Jawabku yang tidak bisa lagi berbohong.“Lo sekarang juga send location ke gue, gue temenin. Biarpun begitu aku tidak bisa marah kepadanya, aku paham betul kenapa dia bisa sampai seperti ini. DEWI…“assalamu’alaikum”, sapaku“Wa’alaikum salam. Tapi tenang besok kita makan-makan di tempat nongkrong biasa, sebagai tanda maaf katanya.” Ucapku pada temen-temen yang ada disitu.“Yaaahhh” sekali lagi mereka kecewa.“Dasar workaholic banget temen kita satu itu” sambung Rina. Karena aku tau kamu menjaga betul kehormatanmu sebagai wanita” ucapnya.Lagi-lagi air mataku tak dapat kubendung, akupun memeluknya sangat erat dan menangis bahagia di pundaknya seraya berbisik ke telinganya “kasih aku kesempatan cil”.“Kamu kok tau




















