Luka parah. Link Bokep Saya panik, orang-orang di sekitar ramai-ramai ngangkut Simbok ke rumah sakit. Dan sesudahnya, saya dapat duit. Kedua tangan saya tetap nutupi sepasang tetek saya. Uang saya sudah habis untuk biaya pemakaman Simbok… sekarang saya mesti bayar kontrakan dua bulan…”“Hah?” Juragan melihat saya dengan aneh, “Kamu perlu uang?”“Tolong, Juragan,” saya meminta lagi, “Saya sudah ditagih, hari ini harus ada, atau saya diusir. Dan… aduh, nikmat! Saya nggak ngitung. Kini hari-hari saya dihabiskan mengurus Juragan dan membantu Juragan menjalankan toko beras. Dia selipkan ke belahan dada saya!“Itu buat kamu, Denok,” katanya. Sebenarnya sejak ketabrak juga Simbok sudah nggak ada harapan, tapi entah kenapa beliau lama sekali meninggalnya.Sekaratnya sampai seharian. Saya juga jadi makin kenal dengan Juragan.




















