dia naik lagi ke meja
periksa, dan kaki ku di naikkan lagi ke pundaknya. karena aku merasa bersalah dan memek ku juga sudah gatal maka aku
setuju saja. Bokep Mama saja yang aku bisa keluarkan dari mulutku. pada mulanya hanya partime saja, karena orang yang sebelumnya
sedang cuti melahirkan. ke enakan, sedangkan tangannya sekarang sudah mengantikan tanganku menggosok
memek ku, yang mana menambah kenikmatan yang sudah lama tidak aku rasakan. Untuk membuat suasana lebih menarik aku minta dia untuk membuka saja
bajunya, dengan alasan spy keringatnya nggak menempel di situ. Aku berusaha sesantai mungkin, dan berusaha tidak memikirkan besar
kontolnya. waktu Nady berbalik aku bisa
melihat expresi wajah nya yang kaget dan benggong, krn tidak menyangka, akan
melihat pemandangan yang spt itu.Sambil tersenyum aku berkata «kamu nggak
keberatan kan mijit dadaku……..» dia masih terbenggong, dengan terbata bata
dia menjawab «dadanya pegel juga ya…..» dan aku sudah ambil initiative untuk
turun, dengan satu tangan memeganggi handuk kecil itu supaya tidak




















