“itu lurus saja” kataku
“ ga mau, dianterin, takut” pintanya manja
akhirnya aku anter ella kebelakang, dia buru buru masuk ke kamar mandi, tanpa menutup pintu, langsung dia buka celana pendeknya dan jongkok langsung pipis. Ella hanya mengangguk dan bilang “Om harus janji, om tetep sayang Ella, Pintanya lirih” aku yakinkan kembali dia dan kuantar sampai depan pintu rumahku. Bokep ah….” dia hanya mendesah saat ku emut putingnya setelah sebelumnya kutarik lepas daster tipisnya, dia ternyata tidak sempat memakai apa apa selain daster, jadi tambah ringan kerjaanku hehehe. “kena virus, aga lama benerinya” jawabku
Ella langsung duduk disampingku, ikut ngeliat laptopnya, dengan cueknya mepet ke badanku karena kursi cuma ada 1, wangi badannya terasa segar disebelahku, tanpa sadar pula dia menempelkan payudaranya ke lenganku, terasa lembut walaupun kulihat belum terlalu besar. Pura pura tidak tahu aku ketuk pintu dapurnya “mbak ani, barusan saya denger ada ribut2 di dalam, mbak tidak




















