“Tapi aku tidak sayang kamu,” kata Rudi sambil meletakkan uang itu di dalam tas Dina, lalu Rudi keluar. Bokep Ojol Diperhatikannya satu persatu. Lalu ia membuka CD changer dan mengambil piringan porno itu lalu mematahkan menjadi dua dan membuangnya ke luar mobil. Ia bisa mendapatkan apabila ia ingin, tentunya dengan proses yang wajar, karena Rudi sangat menghindari ‘sex shopping’ atas alasan-alasan tertentu. Beberapa anak SMU tampak bergerombol di halte dekat gedung kantornya. Baru kali ini ia manuruti orang asing, laki-laki lagi. Dina membuka dompet itu, terdapat beberapa credit card dan kartu identitas. Rudi kembali ke mobilnya mengunci pintu dan tersenyum melihat mobil di depannya bergerak ke depan. Rudi tak menghiraukan secara detail percakapannya karena suara Dina terdengar sangat merangsangnya.“Kita ngobrol di mobil yuk, capek berdiri nih,” kata Rudi.Dina menatap ragu. Itulah alasan yang paling tepat untuk merusak moodnya. “Arrgh!” Ditatapnya para lelaki itu.




















