komedi gelap Colmek Super Mulus: sindiran, ambiguitas, dan insiden kacau. Plus: skrip licin. Bokep Montok Minus: humor tidak untuk semua. Untuk selera khusus. Mulai.
Kubaca lagi rencana kerja yang telah selesai kucatat, lalu kurangkai hubungan setiap langkah rencana kerja dan kubuat skemanya. Terkejut oleh ucapannya yang panjang dan mengagetkan aku hanya mengucapkan “Terima kasih banyak, Mbak”. “Mana bisa aku menolak dibawah ancaman cubitannya Mbak”, jawabku bergurau. “Tumben Tok tidurmu sebentar, bangunmu pagi sekali ya, aku sempat melihatmu sibuk tapi karena masih ngantuk jadi aku pilih tidur lagi aja daripada membantumu”, komentarnya. Kedua tanganku memegang kedua payudaranya dari belakang badannya. Setelah memesan sarapan, Iswani mulai membuka percakapan, tapi karena pikiranku masih di pekerjaan maka aku hanya berbicara sedikit.“Kenapa sih Tok kamu kok banyak diam? Seusai mengulang dan merubahnya hingga kurasa cukup, kuhentikan kegiatanku tersebut. Tangan kiriku yang bebas meremas kedua payudaranya bergantian.




















