“Apaa nih…? Aku jadi nekad mencium pipinya. Bokep cina Dia tidak menjawab, diam saja dan bahkan seperti pura2 tidak mendengar ajakku sama sekali. Aku tanya lagi
”Kenapa nangis Na..?” akhirnya dia minta maaf padaku sampai terjadi ML denganku. Mulai otak jahatku berpikir keras, mau dicoba ke siapa yah?. sekarang aku tunggu kamu di lobby aja yah..?” tanyaku
”Hmm..” jawabnya. Melihat ada lampu hijau, aku mulai lebih berani, kadang merangkul dia, kadang menyandarkan badan ke badan dia dan dia tetap santai. ”Baik, kenapa nih? Aku tanya lagi
”Kenapa nangis Na..?” akhirnya dia minta maaf padaku sampai terjadi ML denganku. Mau buat gue mabok ya..?” tapi diambilnya dan langsung diteguknya 1/3 gelas, dan kami meneruskan permainan kami dan tiba2 dia mengatakan kalau dia ingin kencing. Aku tanya lagi
”Kenapa nangis Na..?” akhirnya dia minta maaf padaku sampai terjadi ML denganku.




















