Itu saja. Bahkan ia tidak sadar bahwa aku telah berganti pakaian dengan waktu bertemu tadi siang. Bokep JAV Matahari pagi begitu terik. Hari yang melelahkan. Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat. Itu yang ada di otakku. Setelah ia merapihkan celanaku, ia membereskan pakaiannya sendiri yang berantakan. “Aku sekarang ada di Lobby bawah, gimana kalau kita makan siang?”
“Sorry Fell, kemaren ada trouble di server di Singapore,” Aku menghela napas, “Ok 10 menit lagi aku ada di Lobby bawah.”Senang? Benar-benar aku ingin menghindar darinya. “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. Aku benar-benar tidak kuat untuk stir mobilku. Aku merutuki diriku sendiri. What I need now is you in my bed.Jam 14.30 aku kembali ke kantor. “Hey Ricky.”
Aku mendongakkan kepala. Hampir setengah lusin dengan perbandingan yang tak jelas antara pria dan wanitanya.Felly akhirnya turun dari mobil dan berjalan ke arahku.




















