Pak Puspo ini sejak muda bekerja pada sebuah penginapan kecil yang lumayan ramai juga di Jl. XNXX Jepang Karena capeknya Pak Puspo tidak sempat menutup pintu yang setengah terbuka. Saya ketemu bapak ini pada tahun 2002, waktu itu saya bekerja di sebuah rumahsakit sebagai marketing. beliau sengaja tidur agak awal, sekitar jam sebelas malam. Prawirotaman, Yogyakarta. Tanpa basa-basi Gandaruwo itu mencekik leher Pak Puspo, sampai gak bisa bernafas. Pak Puspo menyebut sosok itu sebagai Gandaruwo. Beliau merebahkan badan yang penat ke atas kasur yang cukup empuk dan nyaman, sebentar saja Pak Puspo udah sangat mengantuk. Pada sekitar jam satu malam beliau dibangunkan oleh sentuhan lembut pada kaki. Karena capeknya Pak Puspo tidak sempat menutup pintu yang setengah terbuka. Lebih lanjut beliau bercerita, “Agak lama dipijit dan pijitannya enak sekali, saya belum pernah dipijit seenak ini.




















