Mataku tak mau terpejam. Sebagai pengusaha yang sukses, suamiku membuka sebuah perkebunan di daerah itu. Bokep indo live “Awas lho, Bu… Ada hantunya…!” katanya. Tubuhku dan tubuh pak Oding sama-sama basah oleh keringat dan saling bercampur.Aku tidak berpikir tentang kekayaan dan wajah laki-laki yang menggauliku malam itu. Yang aku pikirkan adalah kepuasan ragawi yang diberikan pembantuku. Sedangkan pembantuku yang wanita tadi siang pulang ke kampungnya karena ada keperluan. Lalu aku beranjak ke kamarku…
“Kemana, Bu?” Tanya pak Oding.“Saya tidur dulu…” Jawabku. Namun entah kenapa di malam yang dingin dan suasana yang redup itu, tanpa kusadari, aku akhirnya pasrah dalam pelukan Pak Oding yang adalah pembantuku. Di kota ini aku tinggal dan sengaja ikut suami. Di ruang belakang, aku mendengar suara televisi hidup. Saat itu aku merasakan ada yang lain pada diri pembantuku yang laki-laki.




















