Mereka tidur berpelukan pada udara dingin dengan seng sebagai atapo rumah tanpa asbes, membuat udaranya semakin dingin. Bokep Tante Maskun pun mencari ranting-ranting kayu yang mudah kering. Mereka samapa-sama memasuki rumah baru. Linda hanya memakai rok yang compang camping dengan tubuhnya ada bercak-bercak darah yang sudah mengering, tinggal terasa perihnya. Tak ada keluarga mereka yang selamat. Sedikit saja ada suara aneh baginya, dia langsyung memeluk Maskun abangnya. Ketika itu mereka sekeluarga sedang makan pagi dengan cerita. masih sangat muda usia, sudah siap,” kata Maskun. “KIta teruskan sama tidak kita teruskan, dosanya sudah sama,” jawab Maskun. Cepat Maskun mengecup bibir adiknya dan kembali menekan kontolnya ke dalam dan Linda kembali menjerit. Maskun juga tubvuhnya penuh bercak darah. Setelah Maskun meneliti sampai 300 meter, Maskun mendapatpi banyak barang-barang yang isa dimanfaatkanya. Nanti kalau kita ketemu dengan orangtua kita, baru kita bersama denganmereka dan kita kembali seperti biasa, kakak dan adik,”




















