Puki Basah Penuh Cairan

Beberapa saat kemudian ia menjadi tenang
kemudian ia menuju ke ruangan kerjanya yang tampak begitu lengkap. “Ah masa sih, bohong kamu, Do”, sergah dokter Miranti sambil membalas ciuman Edo di bibirnya. Bokeb Waktu itu kami sedang berlibur di
Singapura bersama kedua anakku”, lanjut sang dokter memulai ceritanya
pada Edo. “Ohh…, sayang,terus
ooohh…, berikan pada ibu, ooohh…, hmm…, nyam…, enaknya,
ooohh…, semprotkan pada ibu, ooohh…, ibu ingin meminumnya Edo,
ooohh…, enaakkknya sayang, oooh…, lezat sekali”, jerit wanita itu
kegirangan sambil menelan habis cairan mani pemuda itu ke dalam
mulutnya, bahkan belum puas dengan itu ia kembali meraih batang penis
Edo dan menyedot keras batang kemaluannya dan menelan habis sisa-sisa
cairan itu hingga Edo merasakan semua cairannya habis. “wah jadi ngerepotin dong, tapi oke-lah. “Nggak apa-apa kok, Bu. Namanya Rani..”. Kecantikan
Dokter Miranti yang sangat menawan itu benar-benar membuat gairah
bercinta Edo semakin membara.

Puki Basah Penuh Cairan