Kan sudah tanggung. Bokep Rusia Maaf ya mengganggu lagi,” ternyata yang datang Maya dan Wati, SPG
Susu yang kujumpai pagi tadi.“Oh Mbak Maya dan Mbak Wati.., saya pikir nggak jadi datang. Setelah basuh muka, aku menemani mereka
duduk di ruang tamu.“Wah ternyata Mas Andy ini Kerja di Farmasi ya, boleh dong kapan-kapan kita di jelasin masalah obat
Mas?” Maya buka bicara saat aku duduk bersama mereka.“Tentu boleh, kapan Mbak mau datang aja kesini,” jawabku.Selanjutnya kami kembali bicara masalah produk susu yang mereka pasarkan. Sedangkan Wati berbaring
disisiku dan kami kembali berpagutan bibir, bermain lidah dalam kecupan hangat. Harganya murah kok, masih promosi Mas,
ada hadiahnya kalau beli banyak,” si langsing menjelaskan, ia juga menerangkan harga dan hadiahnya.Sebenarnya aku ingin lebih lama diwarung itu supaya bisa lebih lama bersama dua wanita SPG susu itu,
tapi nampaknya hujan sudah mulai berhenti dan aku harus melanjutkan perjalanan karena waktunya sudah
mepet & Pekerjaan dikantor masih menunggu tuk diselesaikan.“Saya




















