Sementara itu, memek Mama berdenyut-denyut, dan menjepit kontolku begitu kuatnya. Aku sendiri malah hanya terdiam saja sambil mengunyah. Bokeb Kamu diam saja di bawah.”
Maka aku berbaring diam. Terlihat di raut mukanya bahwa ia kaget. Berhubung aku sudah dewasa dan memiliki KTP, aku dihadiahkan mobil sedan yang sering kupakai untuk sekolah maupun jalan-jalan. Tinggi badannya 160 cm, lebih pendek dariku yang bertinggi 170 cm. Saya sudah membuktikan sendiri. Tampak banyak pengunjung. Mamaku langsung membuka celana dalam di balik dasternya kontan saja bulu lebat memek mama terlihat jelas di balik daster transparannya lalu dia menekan kontolku sampai menempel di perutku dengan tangan kirinya, lalu ia menduduki kontolku. Semakin lama nafas Mama semakin cepat dan hembusannya makin terasa di wajahku. Sementara pelukan Mama kurasa kini sudah erat sekali. Belum pernah ada yang masuk sejauh ini………… tahan sebentar, ya………”
Mata Mama terpejam erat.




















