Aku berjalan lunglai dari ruangan karyawan, bingung memikirkan nasibku besok, saat kulihat Rosmeri sudah menungguku di ruang tunggu“Gimana Sis? Bokep Aku kan udah gede udah nggak pake bedak lagi” ucapku saat itu juga.“Ah, nggak apa-apa kok biar wangi.” jawabnya.Mas Tono mulai menaburkan bedak dan menggosokkannya dgn rata ke seluruh tubuhku, termasuk pantatku, dan.. Berani nggak?” tambah temannya sambil melambaikan tangannya ke arahku.Aku tertegun sejenak sambil menatap bengong ke arah mereka. Tp tiba-tiba langkahku terhenti saat tangan manajerku menahan pundakku.“Terima aja Sis, kamu kan lagi butuh uang, lagipula mereka nggak begitu jago kok..!” ujar manajerku berusaha membujuk.“Tp Pak..!” jawabku dgn nada bingung, sebenarnya aku mulai tertarik untuk memenuhi tantangan mereka, dgn harapan aku bisa memenangkan seluruh game, lagipula aku benar benar membutuhkan uang tersebut.“Sudahlah.! Sementara bibirnya sedang menggeraygi bagian leher.Istri Mas Tono terlihat sangat menikmatinya, terlihat dari erangan-erangannya. Setelah tetes terakhir kusiram k0ntol dan lubang WC dgn air.Saat




















