Saat itu ayahku sedang di luar Jawa untuk mengurus bisnisnya. Itu adalah kamar mandi keluarga. Bokep Tobrut Sejauh itu aku dan Mbak Ning bisa merahasiakannya. Mondar-mandir di dalam kamar mandi, kemudian keluar dengan hati kecewa.Beberapa saat kemudian ibu tiriku muncul dalam daster biru mudanya. Terjamah lagi gumpalan daging kenyal dan masih kencang itu. Seperti ingin tahu apa yang akan kulakukan selanjutnya. Karena kita tidak mungkin terus-terusan begini.Terimakasih buat semua yang sudah saya dapatkan. Lampu-lampu matiin aja semua, biar disangka kita sudah pada tidur, biar jangan ada gangguan. Sudah keras pula… Mama melotot tapi lalu tersenyum penuh arti. Aneh, karena aku tak pernah berpikir sejauh itu. Lalu semua lampu di ruang depan kumatikan.














