“Ok deh” jawabnya menerima baju tersebut. Aku lepas ciumanku, kemudian aku memandang Rara yang sedang melihatku dengan penuh harap. Bokep Rusia “Oh gitu” jawabku prihatin.“Masalahnya dia udah ngelamar aku yan, tanggal pernikahan juga udah ditentuin, persiapan juga udah dimulai” lanjut Rara dengan tangisnya yang menjadi. Dan mulai mengelus-elus bibir luar memek Rara yang sudah banjir itu. Dengan jari tengahku aku mencari klentitnya, kemudian aku usap perlahan. Aku mulai menciumi tubuh rara. Rara meresponnya dengan ikut menekan-nekan memeknya lebih kuat ke pahaku. Aku masih pengen ngobrol-ngobrol dulu sama kamu” kata Rara. Kadang aku berhenti sesaat kemudian aku tusuk dengan keras. Gak ada yang mau punya anak kalo MLnya ga enak ato sakit” kataku bercanda. “Aku mo kekamar mandi dulu yan, mo bersihin dulu” kata Rara. “Iya Yan..” jawabnya lemah. Aku boleh tiduran disini gak ? Walau kamu trendi abis, selalu gaya, tapi gak pernah aneh-aneh.


















