Dia berhenti ketika dilihatnya seorang gadis, mungkin beberapa tahun lebih muda darinya sedang menyapu di pekarangannya.Rambutnya yang hitam terurai menutupi punggungnya. 50.000-an yang sedikit basah karena air sungai dan mengipas-ngipaskan di depan muka Sali, akhirnya dia mengangguk.Kapan lagi dia bisa mendapat uang Rp 150.000,- dalam sehari, begitu pikirnya. Bokep colmek Jeff menyuruh Sali menjilat “jamur ungu”-nya. Jeff tersenyum senang sambil melepaskan tangannya dari mulut gadis itu. Jeff tertegun, baru kali ini dilihatnya gadis desa yang begitu cantik. Bisnis sambil memelihara alam liar, katanya.Jeff biasa berlibur ke hutan karet ayahnya dan dia biasa menginap di sebuah rumah yang terlihat begitu mewah kalau dibandingkan rumah-rumah penduduk di sekitarnya.Meski terkesan ada sedikit kesenjangan, tapi penduduk desa itu sama sekali tidak menaruh kebencian atau iri hati pada keluarga Jeff karena keluarga itu cukup dermawan, bahkan ayah Jeff hanya mengambil keuntungan 25% dari hasil hutan karetnya, dan sisanya dibagikan pada penduduk yang ikut




















