Mamapun membuka kancingnya yang ketiga dan menyisakan kancing ke empat yang masih melekat. tapi inget yah.. Bokep indo live hehe” pintanya nakal.“hmmm… liat aja deh besok, dasar kamu..” aku keluar dan menutup pintu kamarku dan segera menuju ke kamarku.Ku lihat suamiku telah selesai mandi. Puaskan?” dia mengangguk.Akhirnya dia melepaskan kulumannya dan menarik diri menjauh dari sisiku. Sesudah itu sepanjang sore hingga malam kami lanjutkan ronde-ronde selanjutnya, kami bahkan lupa untuk makan, bahkan bayiku yang sedang menangis-nangis sampai terabaikan olehku. Aku biarkan saja dia memelukku dari belakang sambil aku masih terus memasak. Dia mengiyakan dan segera beranjak ke kamar dan mandi. Sonya cantik yah ma, imut-imut” kataku mengalihkan perhatian.“Iya donk, mamanya kan juga cantik, iyakan sayang?” kata mamaku bercanda menggodaku.“Hehe, iya mah, mama yang paling cantik di rumah ini” kataku membalas godaannya, mamaku tertawa kecil, sungguh tertawa yang renyah dan menyenangkan mendengarnya.Payudaranya sekali lagi ku liat naik turun karena tertawa,




















