Akhirnya ia membawaku ke kamar tidur pembantu laki laki di rumahku, dimana pak Arifin dan Suwito sudah menunggu. Rupanya dosen yang mengajar mata kuliahnya pagi ini tidak datang. Bokep aku nantiiii…. Beberapa menit setelah aku orgasme, Wawan tak tahan lagi. Ia segera menarik penisnya lepas dari vaginaku dengan tergesa gesa, dan segera membenamkan penisnya dalam mulutku.Segera semprotan spermanya yang juga terasa asin dan gurih, membasahi kerongkonganku. Kokoku tertawa dan menggodaku, “Iya me. masih ada satu setengah jam lagi, aku menyiapkan seragamku, putih abu abu. Kurasakan penis itu sudah mulai melesak sedikit, dan gairahku langsung naik cepat. Setelah berpamitan, aku mengenakan seragam sekolahku, lalu berpamitan pada kokoku, dan turun ke garasi.Seperti biasanya, pak Arifin menawarkan diri untuk mengantarku, tapi kutolak halus karena aku ingin menyetir mobil sendiri. Wawan tersenyum penuh kemenangan, membuatku sedikit jengkel juga, tapi hanya sebentar, karena rasa nikmat langsung melandaku ketika Wawan mengulangi gayanya kemarin,




















