“beneran masukin sekarang?” tanyaku. Bokep Japan Gimana?” balas ida. Ida menarik kepalaku mendekati vaginanya yang sudah basah sedari tadi. Aku segera menuju westaffel untuk mencuci muka, kulihat waktu menunjukan pukul 03.00 pagi hari. Ida mulai menaikan pinggulnya dan menurunkan celananya. Kupejamkan mataku dan saat ku buka, Ida masih berada dalam posisi jongkok dan wajahnya berlumuran cairan berwarna putih yang tak lain dan tak bukan adalah spermaku.“aku kan dah bilang,….” ujarku
“hahaha…asik…asik” bukanya marah, Ida justru tertawa kegirangan,
Ku kenakan lagi celanaku dan segera mengambil handuk di lemari untuk membersihkan spermaku di wajah Ida
“ketelen gak?” tanyaku
“dikit..” jawab Ida sambil tersenyum. Keesokan harinya Ida bangun lebih dulu, segera ia menuju ruang tv dan melihatku yang sedang tidur
“loh, nggak tidur di dalem?




















