Untuk berjalan melalui hutan, aku tidak berani mengambil resiko. Bokeb Penisku pun mengeras. Di situ terdapat sebuah kandang anjing yang kosong. Kedua tanganku diikat menyatu ke atas pada tali itu dan aku pun terpaksa harus berjinjit pada kedua ujung kakiku karena tali itu ternyata terlalu tinggi.Nyonya Hana mengelilingi aku sebentar, lalu dia pergi ke arah meja dan mengambil sebuah cambuk berwarna hitam. Nyonya Hana tertawa terbahak-bahak melihatku kesakitan dalam keadaan telanjang dan terikat tidak berdaya. Hari itu menjadi siang yang sangat panas.Nyonya Hana kemudian membawaku ke halaman belakang villa. Aku sering membayangkan suatu keadaan dimana aku dicaci, dihina, direndahkan, dan disiksa secara sadis oleh seorang wanita.Saat aku menginjak semester delapan, aku mendaftarkan diri pada sebuah situs BDSM dan berhasil berkenalan dengan seorang wanita berusia 30 tahun yang suka menjadi dominan.




















