Suasananya teduh dan khas kampung-kampung Jawa, tenang ada suara-suara burung perkutut dan gending yang mungkin dikumandangkan dari radio atau rekaman secara samar-samar. Bokep Tante Penisku terasa lebih tercengkeram. “ Disini apa yang enak,” tanyaku mulai melepaskan kalimat pembuka, kalimat itu kata Pak Catur adalah juga semacam password. Dia menyalamiku dan duduk di depanku. Di bawah shower aku dibersihkan oleh 3 gadis-gadis remaja yang badannya baru terbentuk. Seandainya aku pilih secara acak, aku kira ok-ok saja. Tidak lama kemudian muncul wajah lain, kali ini usianya kelihatan lebih tua, Kutaksir berumur sekitar 40 tahun. Aku disabuni dan dimandikan oleh ketiga gadis-gadis itu. Kata si mbak mereka belum tentu bisa tiap hari kemari, karena kalau tiap hari bisa dicurigai suaminya. “ Mbak apanya mbak Ambar. Kita harus menunggu di lobby untuk menjemputnya lalu digandeng ke kamar. “Wah nanti aku ditembak,” kataku. Gantian yang tinggi menggenjotku sambil dia mengambil posisi jongkok.




















