Seperti hari ini kami hendak pergi ke luar kota bareng dan perusahaanku juga sudah mengizinkan.Karena memang om Reza yang merencanakan hal ini, dan dia dengan mudah mampu mengelabui orang kantor “Sayaang.. Bokep Montok dan aku akan paham aku nggak akan nuntut lebih dari kamu..” Tapi rupanya rengekanku tidak di respon oleh Galih, dia tetap memutuskan kami. Sebenarnya mama menyuruhku untuk membantunya saja di minimarket punya keluarga kami, tapi aku bertekad untuk mencari pekerjaan. Apalagi jika aku ingat kalau kami dulu sering melakukan hubungan layaknya sepasang suami istri seperti dalam cerita sex, aku benar-benar kecewa di buatnya.Hingga dua bulan telah berlalu sejak hari itu, kini aku sudah memiliki sebuah pekerjaan. Hingga sebulan kemudian Galih mengajakku jalan bareng aku senang sekali, ternyata dugaanku benar dia masih sayang padaku dan aku tahu diapun masih mencintaiku. suuudaaah… aaaagggggghh..” Dia dekap dengan erat tubuhku, dan akupun membalasnya dengan tubuh yang masih sama-sama lemas




















