Dan satu tangannya mengusap air mataku.“Aku nyaman, bahagia, pas dideket kamu. Bokep cina Sesampainya aku di kamar yg ditunjukkan oleh room boy, ku ketuk pintu kamarnya berkali-kali namun sekalipun tak ada jawaban dari dalam kamar. DEWI…“assalamu’alaikum”, sapaku“Wa’alaikum salam. Sesaat aku dibuatnya mematung, namun itu tak berlangsung lama. Lo liat diri lo sekarang, mulai doyan ngerokok lagi, minum-minum lagi. Dan satu tangannya mengusap air mataku.“Aku nyaman, bahagia, pas dideket kamu. Aku pun membalas lumatannya pada bibirku. Dan kenapa lo bangun pas gue nyium jidat lo sih.” Bathinku.“Wiii, halooooooooo….” Sembari mengoyangkan tangan seolah-olah menyadarkanku.“Haaaahhh. Yaudah sana tuntasin di kamar mandi dulu kancil mesum”To be continue Dengan segera aku pun meluncur ke tempat keberadaan Bondan. DEWI…“assalamu’alaikum”, sapaku“Wa’alaikum salam. Cuuppp…eehhhh..mmmmhhh… Hampir 5 menit kami berbicara lewat ciuman kami. Lo gak punya bakat boong, apalagi ke gue.” Jawab Dewi yang paham betul dengan tabiatku.“Heheh, gue lagi pengen sendiri wi.”
Jawabku yang tidak bisa lagi




















