Sasha menghela nafas menahan kesabarannya. Bokep Mama Bagaimana rasanya? Biarkan mamamu istirahat ya?” pinta Pak Anton dengan pelan sambil menggendong Alyssa kearahnya. Pak Anton segera melepas penisnya itu dari kuluman Sasha. Sasha lalu membuka matanya yang masih tertutup dan Pak Anton semakin terpesona melihat sepasang bola mata indah berwarna biru cemerlang dari lensa kontak yang dipasangkan di mata Sasha.“Silahkan mencium pengantin anda, Pak!” ujar penghulu itu sambil tersenyum. Kan capek berdiri terus!” Pak Anton menggeserkan diri dan memberi tempat duduk untuk Sasha di ayunan itu.“Emm… jangan dulu ya, Mas?” pinta Sasha sambil tersenyum manis.“Lho, kenapa?”“Masih sakit nih…” jawab Sasha pelan sambil tersipu malu saat melirik kebagian belakang-bawah tubuhnya. Sekarang ia hanya memasrahkan dirinya untuk menuruti kemauan Pak Anton. Tangan Pak Anton tidak sabar lagi menjamah tubuh mulus Sasha dan menikmati kelembutannya. Tubuh putih mulus Sasha tampak terawat dengan sangat baik.




















