Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. “Tidak”, Erik masih memandangiku sambil memegang mukaku, seolah-olah aku tidak bernyawa. Bokep china Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Dan lagi, sekarang.. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. “Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. “Kamu cantik ya Maria? “Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”
Erik menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. Mungkin karena puber. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu.




















