“, tanyaku sambil tersenyum lalu mendekatkan bibirku ke bibirnya…, tapi tiba-tiba plokk…plokk… kedua pipiku ditampar keras. Film Porno pantatnya menekanku dengan kuat…. ” Ihhh… jangan nakal… nanti Ibu tampar lagi… mau..? kutarik…. “Nggak apa-apa kok..”, balasnya sambil berlalu keruang dalam.Dengan sengaja mataku mengikuti langkah guruku bertelanjang kaki ke ruang dalam. Sambil mencoba menyelesaikan soal itu, kuperhatikan guruku membaca sebuah majalah Kartini. Bbboooyy…. dan setelah kugeser-geser posisiku hingga terasa nyaman dan leluasa, akupun mulai menggerakkan pantatku naik turun…. aaaaaaaaaahhhh…..”Bu Indah menjerit-jerit kecil memanggil namaku ketika doronganku semakin kuat…. lalu kupercepat lagi…. sstt…. perlahan namun pasti…. Booooy….. perlahan kutarik tali BH-nya lalu kulepas….. Kurang lebih setengah 4 aku sudah berdiri didepan pintu rumah Bu Indah dan belum sempat kuketuk pintunya guruku sudah membukakan pintu.“Sore Bu,” sapaku berbasa-basi.




















