Aku tak peduli. Kami berdua tidur di dalam van yang berisikan kain dagangan kami. Bokep barat Aku diam sejenak pasang tarif “Dua ratus aja bang, err sekali ini”Suamiku keluar memberi tahu si supir, “Dua ratus ribu”
Orang itu mengeluarkan dua lembar merah dari dompet menyerahkan pada suamiku. Besar dan panjang, tanpa pemanasan lagi tanpa berkata-kata dia arahkan kepala kontolnya pada lubang memekku yang menunggu.Liang memekku lancar menerima kontol si sopir karena sudah disiram air mani suamiku tadi.“Gede banget mas” bisikku ke telinganya. Aku sendirian di rumah lalu Ilyas datang ke rumahku setelah kuberikan arahan tempat tinggal. “Abang gak kenapa-napa?”
“Abang gak masalah”
“Emmm yaudah panggil sini, tapi sekali ini aja”Suamiku keluar van, menyatakan setuju. “Abang nyetir sendiri ya, Arki tidur sini”
Aku tidur beretelanjang dengan kaki mengangkang di belakang van. Kami berjualan tidak dalam kios di sebuah pasar, biasanya saat weekend kami menuju tempat keramaian dengan mobil van berisi kain dan menggelar




















