“Jangan.. jerit Alfa sambil meronta ronta. Bokeb Lepaskan saya.. Bangsat.. Lepass.. Lisa.. Kak.. Plak.. Jangaann.. Aku sudah sangat lemah saat kudengar Axle menggeram di sebelahku, tubuhnya bergetar hebat, dia menghentakan pantatnya ke arah depan, menghujamkan seluruh batang penisnya di dalam liang kewanitaan Aneke, sementara kedua tangannya mencengkeram rambut Aneke. Perkosa saya..!!” aku kembali menjerit panik. Wajahnya lumayan cantik dengan rambut ikal sebahu, Alfa berkacamata, tapi itu malah membuat wajahnya semakin menarik, tingginya sama denganku, sekitar 165 cm, tubuhnya padat berisi. Tolongg..!!” jerit Melodie makin ketakutan. didalam..!!” jerit Aneke lemah dan putus asa, kepalanya tertunduk dan tangannya memukul-mukul permukaan meja saat Axle memuntahkan seluruh cairan spermanya ke dalam liang rahim Aneke. “Silahkan.. Kann” jerit Alfa dengan nafas tersengal sengal, aku sangat kasihan melihat keadaan dirinya, tapi aku juga tidak mampu menolongnya, karena saat ini aku juga sedang diperkosa..




















