Setelah Pak Sebastian tidak lagi di ruang, tinggal saya bersama Angelina, “Jadi, Pak ?” suara Angelina kembali muncul, saya hanya bisa mengangguk-angguk ‘Ya, silahkan”. Selain melayani kami dengan membuatkan kopi. Bokep cina Maklumlah, kami berdua tidak sempat mandi sejak pagi hari tadi. “Aduh, sekarang dia panggil saya Mas, padahal saya bossnya, belum lagi kalau dia hamil”.,,,,,,,,,,,,,, Angelina orgasme untuk kedua kalinya, tetapi tidak sehebat yang pertama, tangannya meremas keras tangan kiri saya, sedangkan tangan kanan saya masih aktif di kelentitnya. Saya percepat pompaan saya di selangkangannya.“Akkkkhhhhhhhhhhh..” saya mendengus panjang, saya keluarkan semua isi “My Dick” saya kevaginanya, dan saya tanamkan sedalam-dalamnya “tongkat naga” saya..saya orgasme. Saya lepas segera semua baju yang saya kenakan juga CD saya.Saya sudah tidak sabar lagi. Sambil dia pesan, agar barang yang diterima harus sudah siap dipakai dan dioperasikan.

