Aku hanya mengangguk kataku, biar mahal kalau yang memakai pantas kan jadi tambah bagus. Pagi ini aku duduk didepan rumah ketika tiba tiba liwat didepanku Meisa, seorang cewek yang bekerja sebagai penjual kosmetik disebuah supermarket. Bokeb Oom tunggu disini ya katanya. Gerakan pantat Meisa cepat sekali naik turun sementara ia mencium dan memeluk aku erat erat. Meisa tertawa menyeringai sambil berkata : “aduh Oom majalahnya kok serem sekali ya”. Oom tunggu disini ya katanya. Aku tergesa gesa masuk keruang tamuku. Disini saja diruang tamu, aku sengaja menunjuk kedalam ruang tamuku. Aku membuka omongan dengan menanyakan dimana dia bekerja sebenarnya, lalu produk apa saja yang kira kira bisa aku pakai dari omong omong itu aku tahu kalau dia bekerja di Sarinah dicounter kosmetik mahal untuk pria .Dalam sekejap aku sudah menghabiskan uang 800 ribu untuk memesan kosmetik pada dia.




















